Inspirasi Kekayaan Alam Nusantara: Jam Tangan Kayu Matoa vs PALA Nusantara


933 shares
Sumber: Instagram @palanusantara

Pecinta kucing itu biasanya tepat waktu dan suka sesuatu yang berbeda. Bener nggak sih? Karena kalau nggak tepat waktu ngasih makan kucing atau nggak tepat waktu bersihin litter box-nya, ampuuuun, pasti bakal ngomel-ngomel tuh tuan berbulu. 

Nah ngomong-ngomong soal tepat waktu dan suka sesuatu yang beda, ini ada nih penunjuk waktu yang bikin gaya kamu jadi beda banget! Iya, aku tuh dari dulu pengen banget sama jam tangan kayu fashionable buatan Indonesia. 

Jam tangan kan biasanya bahannya stainless steels, titanium, karet, atau yang kebanyakan duit ya dari emas. Tapi aku ngeliat jam tangan kayu tuh kayak beda dari yang lain, dan sekaligus menggambarkan kecintaanmu pada alam. Jam tangan kayu tuh terbuat dari bahan alami dan limbahnya lebih mudah terurai. Cinta kucing harus cinta alam juga dong ya.

Nah yang udah masuk daftar inceran aku tuh ada dua brand yang recommended banget, soalnya pernah liat punya temen. Yaitu brand Matoa sama PALA Nusantara. Dan kali ini aku pengen sharing soal 2 brand lokal berkualitas internasional ini. (Tapi kayaknya aku lebih condong ke PALA Nusantara deh, soalnya kualitasnya setara Matoa tapi harganya lebih murah meriah wkwk….)

PALA SATVA Mini Series Terinspirasi Kekayaan Satwa Nusantara

Yang aku suka dari PALA Nusantara, dia punya varian PALA SATVA Mini Series. Terutama yang tipe PALA Mini Kucing Merah, cocok banget ini buat kita pecinta hewan, apalagi pecinta kucing. Karena desainnya terinspirasi dari keanggunan Kucing Merah Kalimantan, satwa langka Nusantara yang diperkirakan sudah ada sejak empat juta tahun yang lalu.

Kucing Merah telah lama menjadi lambang satwa yang dihormati, sebagaimana raja yang bertahta ratusan tahun. Sebagai lambang persahabatan dan perdamaian bagi masyarakat pedalaman Kalimantan, sebagai pewaris tradisi dan nilai-nilai kuno dari leluhurnya.

Kucing Merah digambarkan sebagai teman hidup bagi para raja dari para Dewa.

PALA Kucing Merah cocok untuk kita yang mencintai dan ingin menyampaikan nilai Nusantara mengenai keselarasan hidup antara manusia, satwa, dan alam di sekitarnya.

PALA Nusantara vs Matoa

Membandingkan dua brand jam tangan kayu asli Indonesia ini memang agak sulit, karena serupa tapi tak sama, karena sama-sama menggunakan kayu berkualitas sebagai bahan dasar pembuatan jam tangannya. 

Perbedaan terletak pada jenis limbah kayu yang digunakan untuk bahan pembuatan jam tangan.  Matoa dibuat menggunakan kayu Maple dan Ebony Makassar sebagai bahan dasarnya. Sedangkan PALA Nusantara dibuat menggunakan kayu berkualitas seperti sonokeling, eboni, dan maple.

Jadi kualitas dua brand ini tuh setara ya, guys. Dari segi kualitas bahan maupun sisi keunikan desainnya yang elegan. Jadi kalau dipakai buat jalan, atau sekadar ke petshop langganan buat grooming si kucing, kamu bisa dengan PEDE bergaya karena dengan jam tangan kayu yang unik, kamu jadi lain daripada yang lain.

Harga Matoa vs PALA Nusantara

Harga jam tangan kayu Matoa berkisar Rp800.000 hingga Rp1.600.000, sedangkan harga jam tangan kayu PALA Nusantara mulai dari Rp550.000 hingga Rp1.500.000 per unit. Tapi biasanya PALA Nusantara ngasih diskon hingga 30% dari harga normal. WOW!

Jadi kalau kamu lagi beruntung, kamu bisa dapetin jam tangan kayu PALA Nusantara cuma dengan Rp440.000. 

Jam tangan PALA Nusantara memang harganya lebih rendah di bawah harga jam tangan Matoa, namun kualitasnya sih bisa dikatakan setara. Apalagi, setiap pembelian jam tangan kayu PALA Nusantara, dilindungi garansi standar 1 tahun dan perawatan gratis tambahan selama enam bulan.

Wih, jadi menurut kamu worth yang mana nih antara Matoa vs PALA Nusantara?


Like it? Share with your friends!

933 shares

What's Your Reaction?

Gemas! Gemas!
0
Gemas!
Marah! Marah!
0
Marah!
Jenius! Jenius!
1
Jenius!
Ngakak! Ngakak!
0
Ngakak!
Sukak! Sukak!
1
Sukak!
Kaget Kaget
0
Kaget
Takuut! Takuut!
0
Takuut!
Sedih Sedih
0
Sedih
WTF WTF
0
WTF

Comments

comments